LUMAJANG
– Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Tompokersan, menjadi saksi bisu lahirnya para
juara baru dalam ajang bergengsi Mathematics Competition of Spensalu (MCS) 1.0.
Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lumajang, atau yang akrab disapa SPENSALU,
sukses menggelar perhelatan akbar dalam rangka memperingati hari jadinya yang
ke-80 tahun
2026.
Sekolah
yang telah berdiri sejak tahun 1946 ini dikenal sebagai pencetak tokoh-tokoh
besar, baik di tingkat kabupaten, nasional, hingga internasional. Momentum
ulang tahun tahun ini terasa berbeda dengan diadakannya MCS 1.0, sebuah
olimpiade matematika yang diinisiasi oleh OSIS dan PMDK Spensalu untuk
menjaring bibit-bibit unggul dari jenjang Sekolah Dasar.
Semangat "Tim Batman" dari SD Ditotrunan 01
Kabar
mengenai perlombaan ini disambut antusias oleh SD Ditotrunan 01. Tanpa
menyia-nyiakan kesempatan, para siswa yang tergabung dalam "Tim
Batman"—julukan bagi delegasi olimpiade sekolah tersebut—segera bersiap.
Tidak hanya kelas 6, siswa kelas 4 dan 5 pun turut ambil bagian, baik melalui
koordinasi sekolah maupun pendaftaran mandiri.
Minggu,
8 Februari 2026, suasana SPENSALU riuh oleh semangat para peserta dari seluruh
SD di Kabupaten Lumajang. Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta telah memadati
ruang kelas untuk registrasi. Kompetisi berlangsung ketat melalui babak
penyisihan dan final. Ketegangan semakin terasa saat waktu ishoma (istirahat,
salat, makan), di mana para orang tua siswa pun turut larut dalam suasana,
bercengkerama hangat sembari menikmati santapan siang di bawah rindangnya
pepohonan sekolah.
Panen Prestasi dan "Golden Ticket" VVIP
Setelah
melalui persaingan sengit, momen yang dinanti akhirnya tiba. Pengumuman hasil
babak final menjadi puncak ketegangan bagi peserta dan pendamping. Hasil
membanggakan ditorehkan oleh delegasi SD Ditotrunan 01. Sebanyak 11 siswa
berhasil menyabet gelar juara dari berbagai jenjang kelas.
Kejutan
manis pun menyambut para juara kelas 6. Selain menerima piala, piagam, dan uang
pembinaan, mereka juga mendapatkan Golden Ticket. Tiket eksklusif ini
memberikan hak istimewa bagi para juara untuk mendaftar masuk ke SPENSALU
melalui jalur VVIP—sebuah apresiasi luar biasa yang tidak disangka-sangka sebelumnya.
Sinergi dalam Prestasi
Keberhasilan
ini bukanlah hasil instan. Pencapaian 11 siswa SD Ditotrunan 01 ini merupakan
buah dari bimbingan intensif dan motivasi tiada henti yang diberikan oleh
Bapak/Ibu Guru kelas 4, 5, dan 6 dalam pembinaan TIM PEMBINA MIPA LOWO serta dukungan dari Padepokan Lereng Semeru
(PLS) di bawah binaan Bapak Muchtar dan tim.
Plt. Kepala
Sekolah SD Ditotrunan 01, Ibu Erni Irawati Tri Handayani, S.Pd., menyatakan
rasa bangga dan apresiasinya yang tinggi. Dukungan penuh dari pihak sekolah
menjadi energi bagi para siswa untuk terus berjuang.
Prestasi
ini semakin mengukuhkan citra SD Ditotrunan 01 sebagai "SD Petarung"
di Kabupaten Lumajang. Semangat pantang menyerah dan kerja keras yang
ditanamkan terbukti membuahkan hasil manis di ajang bergengsi SPENSALU. Selamat
kepada para juara, teruslah mengukir prestasi! (mama excel_editor: walas kelas kehidupan)

Posting Komentar