Selamat Datang di Web Resmi SD LOWO Lumajang

Rekreasi Kelas 6 SDN Ditotrunan 01 Tahun 2019 Seru, Simak Yuk! Part 1


Beduk magrib bertalu-talu terdengar dari sudut-sudut kota Pisang Lumajang. Selang beberapa menit kemudian Beberapa jamaah sudah turun dari masjid menunaikan sholat magrib dengan khusuk. Dua Bus Pandawa 3+ sejak Ashar tadi sudah berjajar di Jalan Alun-alun Selatan Kota Lumajang. Tepatnya di Depan SD Legendaris, tahukan? Ya, SD yang kita cintai bersama SD LOWO.

Siswa dan guru satu-persatu datang dengan bersuka ria. Agenda  sore ini dan  2 hari kedepan adalah Rekreasi kelas 6 sekaligus pisah kenang guru SD Ditotrunan 01 yang sudah purnah dan pindah tugas. Tepat saat adzan Isyak terkumandang dari Masjid Anas Mahfudz dua bus ini berlahan melaju menuju arah utara kota Lumajang.

salah satu sisi masjid bagu juga untuk foto ginian, hayo masjid apa ini namanya?
Begitu nyamannya bus yang dikendarai akhirnya membuat kami terlelap dalam mimpi indah. Sayup-sayup lagu terdengar dari video yang diputar membangunkan saat bus berhenti. Terlihat bangunan indah di sudut pemberhentian itu. Rombongan dua bus kompak menuju bangunan indah tersebut. Kami bertakbir bersama untuk menyelesaikan sholat isyak di sana. Udara sepoi-sepoi menyapa dengan gembira membuat kami enggan pergi dari tempat damai ini. Saya lihat di google map, kami berada di rest area tol dari Sidoarjo -  Kertosono jika tidak salah heeee.

Bus kembali menembus malam yang dingin menuju arah Jogjakarta, terlihat jam di HP menunjukkan angka 00.34. Bagai terbagun dari mimpi indah, perjalanan Lumajang ke Jogja tak tarasa bagi kami. Berkisar pukul 03.00 kami sudah memasuki parkiran Resto Orang Utan di Jogjakarta. Anak-anak dan bapak ibu guru rehat, mandi, dan sholat subuh di resto berlantai dua ini. Saya, Kepala sekolah, dan bersama beberapa bapak ibu guru beralih ke masjid yang berjarak 200 meter dari resto ini.

nampak bapak kepala sekolah dan ibu fajriyah lolos dari krumunan antrian di loket
“Sarapan pagi di lantai dua menikmati daging Orang Utan dan sop hangat begitu nikmat”, kata Pak Slamet heeeeee … (daging sapi_karena makan di resto orang utan dibuat bercanda daging orang utan). Setelahnya bus melaju kembali menuju Candi Borobudur. Uuuh, antrian panjang dan padat nampak di depan mata. Liburan hari pertama ini Borobudur sudah penuh dengan wisawatan. Setelah menunggu antrian sekitar 30 menit, kami masuk sambil berdesakkan ke tempat pemeriksaan karcis. Alhamdulillah, luasnya Borobudur membuat kami tidak berdesakkan kembali. Dipandu oleh salah satu petugas candi Borobudur anak-anak mengenal satu-persatu sejarah Borobudur.


Cerita selanjutnya klik di sini >>>


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2015. SDN DITOTRUNAN 01 - All Rights Reserved
Modified by Kang
Proudly powered by Blogger